Minggu, 14 Juli 2013


 Wow, di Korea Selatan Puasa Ramadhan 17 Jam!

Jutaan umat muslim di seluruh dunia saat ini tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Bagi umat muslim, tentu bulan suci Ramadhan ini akan dimanfaatkan benar-benar untuk beribadah karena memiliki ganjaran pahala yang berlipat ganda. Lalu bagaimana dengan suasana Ramadhan di Korea Selatan?

Negara para idola K-Pop ini tentu saja juga ikut berpuasa Ramadhan. Meskipun jumlah populasi umat muslim di Korea tidak sebanyak di Indonesia, umat muslim Korea tetap semangat menjalani puasa Ramadhan dari Imsak hingga berbuka.


Tetapi yang berbeda dengan Indonesia, durasi puasa di Korea Selatan ternyata lebih lama, yakni mencapai 17 jam! Padahal di Indonesia puasa Ramadhan hanya sekitar 13 hingga 14 jam saja. Wah, kenapa bisa seperti itu ya?

Menurut Yuliani Sandra, warga Indonesia yang tinggal di Seoul mengatakan bahwa durasi puasa di Korea Selatan lebih lama karena kondisi cuaca yang berbeda. Sehingga mengakibatkan durasi terbit matahari lebih lama.

"Di Seoul lagi musim panas, jadinya puasanya lebih lama karena mataharinya juga terbit lebih lama. Di Seoul imsak itu jam setengah empat pagi. Dan maghrib saat matahari terbenam baru sekitar jam setengah sembilan malam. Jadi kita puasa hampir 17 jam," ujarnya saat dihubungi via telepon.

Menurutnya lagi, meskipun harus berpuasa selama 17 jam, umat muslim di Korea Selatan yang juga mayoritas berasal dari imigran dan pekerja asing tersebut tetap menjalaninya dengan semangat seperti ibadah lainnya.

"Kita puasa tetap seperti biasa. Alhamdulillah sejauh ini nggak ada kendala, kadang-kadang hujan juga suka turun jadi mengurangi suhu panas disini," lanjutnya lagi.

Korea Selatan sendiri bukanlah menjadi negara terlama dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Masih ada negara lain yang umat muslimnya harus menjalani puasa selama 21 jam penuh!

Salah satunya adalah Denmark. Karena posisi negara ini yang dekat dengan kutub utara, maka Matahari juga lebih lama memberikan sinarnya kepada negara tersebut, sehingga mereka harus segera sahur kembali setelah 3 jam sebelumnya berbuka puasa.

Lain lagi dengan Argentina, negara paling selatan yang berada di Benua Amerika ini adalah negara yang menjalani ibadah puasa tercepat, yaitu hanya 9 jam saja! Sama halnya dengan Denmark, letak geografis Argentina yang condong ke arah kutub membuat Matahari tidak rata menyinari negara tersebut.

Hanya saja, Argentina lebih dekat ke kutub selatan. Dimana Matahari hanya bersinar selama 9 jam saja disana bahkan di musim panas sekalipun.


CR:dreamersradio

0 komentar:

Poskan Komentar