Kamis, 05 September 2013


Korea Selatan memiliki salah satu pertokoan yang terbilang unik. Barang-barang yang dijualnya hanya berbentuk gambar produk yang memuat barcode. Cara berbelanjanya cukup unik. 

Anda mesti membawa smartphone yang dilengkapi aplikasi pembaca barcode untuk melakukan scanning harga dan melakukan pemesanan barang. Semua barang yang dipesan akan diantarkan ke alamat pembeli pada sore atau malam harinya.
Pengantaran bisa ke rumah pembeli atau kantor mereka.

Toko virtual ini digagas oleh Homeplus, sebuah peritel besar di Korea yang kerap memberikan       diskon.

Lokasi toko ditempatkan di stasiun kereta api bawah tanah Seoul, Seolleung.
Di sana terdapat 500 item barang yang ditawarkan.
Jenisnya meliputi makanan, elektronik, perlengkapan kantor, hingga perlengkapan mandi.


 

Ada tujuh pilar dan enam layar di pintu yang ditempeli gambar-gambar produk
Desainnya menyerupai produk yang dijajarkan pada sebuah rak.
Masing-masing memiliki barcode tertentu sebagai pengidentifikasi barang.

Pembeli wajib memakai smartphone berbasis android untuk berbelanja.
Pasalnya aplikasi baru disediakan untuk platform ponsel tersebut.
Lalu, konsumen tinggal memotret barcode untuk membelinya.
Jika konsumen kala itu tidak sedang berada di stasiun, mereka tetap bisa membelinya.           
Pembeli tinggal memotret barcode dari produk yang hendak dibeli memakai aplikasi Homeplus.      
Penyerahan barang sama seperti halnya memotret barcode di toko virtual, yaitu diantar sore atau   malam harinya.

 


Inovasi ini bisa dibilang pertama kali di dunia.
Konsep belanja virtual memudahkan konsumen untuk berbelanja tanpa harus repot membawa
barang belanjaan yang cukup banyak. 
Mereka tinggal menunggunya di rumah.
“Anda memesan ketika Anda pergi bekerja di pagi hari dan dapat melihat item yang disampaikan di rumah ketika Anda pulang ke rumah di malam hari,”                             ujar juru bicara Homeplus seperti dikutip Amusing Planet.
 



Sumber: http://sidomi.com/214261/unik-belanja-barang-hanya-dengan-memotret-barcode/  
Shared byIniSajaMo

0 komentar:

Poskan Komentar