Senin, 17 Juni 2013

Pengamat: Jokowi bisa dicemooh jika dipaksakan jadi capres 2014

Pengamat Jokowi bisa dicemooh jika dipaksakan jadi capres 2014

MERDEKA.COM. Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, tidak setuju jika Joko Widodo tetap dipaksakan maju sebagai calon presiden 2014. Menurut dia, Jokowi masih terikat dengan sumpah jabatan selama lima tahun sejak dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Kalau sekarang dipaksa, masyarakat mencibir. Ini sumpah belum selesai jadi gubernur," kata Zuhro usai diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (16/6).

Zuhro mengakui, banyak masyarakat menginginkan calon presiden alternatif untuk 2014 mendatang, dan Jokowi salah satu sosok yang dijagokan. Karena menurut dia, sosok calon presiden yang muncul saat ini merupakan wajah lawas.

"Suara masyarakat ini mengkristal dan diamini oleh media. Itu dibuktikan dengan adanya sosok Jokowi yang katanya tidak akan mengalahkan Pak Foke yang mengakar di DKI. Tetapi buktinya? Sesuatu akan terjadi kalau kita bersatu padu," ujar Zuhro.

Zuhro melanjutkan, wacana capres alternatif terus menggaung dibandingkan pada pemilu 2009 lalu. Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah tidak menaruh kepercayaan lagi pada partai politik, lantaran jengah melihat praktek politik kotor.

"Banyak partai tidak dipercaya masyarakat. Jangan salahkan publik, jangan salahkan semua, karena kita hanya merespon apa yang dilakukan terhadap partai-partai," lanjut Zuhro.


Sumber: MERDEKA.COM
Sekian: Pengamat: Jokowi bisa dicemooh jika dipaksakan jadi capres 2014

0 komentar:

Poskan Komentar