Rabu, 19 Juni 2013



Larangan Berprasangka Buruk Kepada Allah
Allhamdulilah sekarang saya dapat berbagi lagi kepada anda ,Artikel tentang Larangan Berprasangka Buruk Kepada Allah ,okeh tanpa basa basi,langsung aja !

Allah Swt Berfirman :

�Mereka berprasangka yang tidak benar kepada allah ,yaitu prasangka orang-orang jahiliyyah ; mereka berkata : �Tidak ada bagi kita suatu kemengan dalam urusan ini� Katakan lah �Sungguh segala urusan itu adalah hak allah � QS Al�imran ayat 154.

Allah Swt Berfirman :

�Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam. Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali� QS Al-Fath ayat 6.


   Ibnu Al-Qayyim ,dalam menafsirkan ayat pertama,mengatakan �Prasangka ini ditafsirkan bahwa Allah Swt tidak akan memenang kan rasul nya dan bahwa agama yang beliau akan lenyap; ditafsirkan pula bahwa apa yang menimpa beliau bukan lah dengan takdir Allah dan Hikmah nya.


  Jadi prasangka tersebut ditafsirkan dengan tiga tafsiran yaitu :Mengingkari ada nya hikmah dari allah ,Mengingkri takdir nya dan mengingkari bahwa agama yang dibawa Rosullah Saw akan disempurnakan dan di menang kan Allah atas segala agama.  Dan inilah prasangka buruk yang diperbuat oleh orang-orang yang Munafik dan Musyrik yang tersebut dalam surah Al-Fath.


   Adapun perbuatan ini disebut prasangka buruk,karena prasangka yang demikian adalah tidak patut terhadap Allah Swt; tidak patut terhadap hikmah nya ; puji �NYA dan janji-janji nya yang benar. Karena itu ,Barang siapa yang berprasangka bahwa Allah akan memenangkan kebatilan atas kebenaran dengan kemenagan yang tetap,disertai dengan lenyap nya kebenaran;atau  mengingkari bahwa segala yang terjadi adalah dengan qhada dan qodar Allah; atau mengingkari ada nya suatu hikmah  yang besar sekali dalam qadar nya ,yang dengan demikian Allah berhak untuk di puki atau bahkan mengira bahwa apa yang terjadi ini hanyalah sekedar kehendak saj tanpa ada hikmah ; inilah prasangka orang orang kafir dan nerak wail bagi orang-orang yang kafir itu.


okeh hanya itu yang saya bisa tuliskan, kurang lebih nya mohon maaf,semoga anda selalu berprasangka baik kepada allah swt aamiin. 

0 komentar:

Poskan Komentar